Korban Foto Bugil SMUN 1 Mojokerto Diperiksa Polisi

Polisi mulai bergerak terkait laporan peredaran foto-foto bugil yang diduga foto Endang Kristi di sebuah situs internet. Mantan siswi kelas III SMAN 1 Puri yang juga penyandang gelar Duta Wisata (Juara 1 Yuk 2005) Kota Mojokerto itu diperiksa polisi pada Rabu (12/10) sore sekitar pukul 17.00. Dalam pemeriksaan yang berlangsung hingga pukul 21.30 tersebut, Endang Kristi didampingi pacarnya, Yuseta, warga Kelurahan Blooto, Kota Mojokerto, dan pengacaranya, Sucahyo Makruf SH.

Pemeriksaan yang berlangsung tertutup itu dilangsungkan dalam dua kali sesi. Sesi pertama, Endang Kristi dan Yuseta dimintai keterangan secara terpisah. Pada sesi kedua, keterangan kedua orang tersebut dikonfrontir. Pemeriksaan terakhir ini berlangsung di Ruang Unit I Satreskrim Polres Mojokerto. Dalam pemeriksaan tersebut, Yuseta juga membawa satu unit laptop yang diduga berisi file-file foto bugil milik Endang Kristi.

Setelah keluar dari ruang pemeriksaan, pasangan remaja itu langsung diberondong pertanyaan oleh wartawan yang telah nyanggong sejak sore. Endang Kristi yang mengenakan t-shirt kuning ketat dan celana jeans biru bungkam. Demikian pula dengan Yuseta. Saat didesak, Endang Kristi hanya menjawab sepotong-potong. “Tidak betul, itu tidak betul,” kata Endang Kristi.

Kasat Reskrim Polres Mojokerto, Iptu Shinto Silitonga enggan memberikan keterangan seputar hasil pemeriksaan. “Silakan konfirmasi ke Kapolres saja,” kata Iptu Shinto.

Kapolres Mojokerto, AKBP Agusli Rasyid yang dihubungi melalui ponselnya pagi kemarin mengatakan, pihaknya masih melakukan pengumpulan keterangan awal terkait peredaran foto-foto cewek smu bugil tersebut di internet. Penyidik, kata dia, juga belum menentukan tersangka dalam kasus tersebut. “Kita masih melakukan penyelidikan. Kita masih mendalami, apa betul foto bugil itu adalah foto korban,” kata AKBP Agusli Rasyid.

Dia meminta masyarakat untuk tidak menjatuhkan vonis kepada korban Endang Kristi. Sebab, pembuktiannya secara hukum masih belum final. “Kasihan remaja itu, masa depannya masih panjang,” jelas dia.

Sumber Radar Mojokerto di satreskrim menuturkan, dalam pemeriksaan tersebut, Endang Kristi dan Yuseta baru diperiksa. “Ini masih interogasi awal, belum dilakukan pemberkasan,” kata sumber tadi.

Iptu Trisno Yuwono, Kaur Bin Ops Satreskrim Polres Mojokero menjelaskan, pagi ini Endang Kristi dan Yuseta akan kembali menjalani pemeriksaan di mapolres. Sebab, dalam pemeriksaan awal pada Rabu malam kemarin, Endang Kristi dan Yuseta masih belum siap mental. “Mudah-mudahan besok penyidik dapat melakukan pemberkasan BAP,” kata Iptu Trisno.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *